LATAR BELAKANG
Membangun sebuah jaringan FTTH tentunya tidak lepas dari peran sebuah OLT. Sebuah OLT dirancang dengan struktur modular yang memungkinkan efisiensi tinggi dalam manajemen data. Setiap komponen memiliki peran spesifik untuk memastikan koneksi dari pusat layanan (ISP) sampai ke modem pelanggan (ONU/ONT) berjalan tanpa hambatan.
Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan secara mendalam mengenai komponen-komponen utama yang membentuk sebuah OLT agar dapat beroperasi secara optimal.
KOMPONEN - KOMPONEN UTAMA OLT
Di dalam OLT ada beberapa komponen - komponen yang memiliki peran masing - masing untuk OLT ini. Berikut penjelasan mengenai komponen - komponen di dalam OLT:
➡ Line Card
Line Card adalah komponen paling penting dalam hal distribusi fisik. Line Card ini berisi deretan port optic yang menjadi gerbang fisik atau titik awal kabel fiber optic menuju ke pelanggan. Line Card memiliki fungsi mengubah sinyal listrik dari backbone menjadi sinyal cahaya untuk dikirim melalui kabel optik. Setiap Line Card juga memiliki beberapa port SFP/GPON (biasanya 4, 8, atau 16 port per card). Setiap port ini terhubung ke satu kabel fiber optik yang kemudian dapat di-split (dibagi) ke banyak pelanggan (biasanya hingga 64 atau 128 per port). Analogi sederhana nya seperti panel kunci apartemen, di mana setiap kunci (port) dapat membuka pintu utama yang menuju ke banyak unit (pelanggan).
➡ Control Card
Control Card memiliki tanggung jawab penuh atas seluruh manajemen perangkat dan mengontrol seluruh operasi. Control Card memiliki fungsi mengatur lalu lintas, menangani system keamanan, melakukan konfigurasi pada perangkat ONT di sisi pelanggan, serta mencatat log aktivitas jaringan. Di OLT skala besar biasanya da dua Control Card untuk memastikan kalau satu kartu gagal tetapi sistem harus tetap berjalan. Analogi sederhana nya seperti CPU dan sistem saraf pusat pada komputer, yang mengkoordinasi semua fungsi dan keputusan.
➡ Power Supply
Power Supply sangat dibutuhkan oleh OLT karena OLT dirancang untuk beroperasi tanpa henti. Power Supply ini seperti sumber kehidupan OLT, maka dari itu sistem Power Supply harus sangat kuat. Power Supply memiliki fungsi mengkonversi arus listrik menjadi daya yang stabil untuk seluruh komponen. Jika terjadi kegagalan daya pada OLT maka layanan bagi seluruh area yang dicakupnya akan mati. Analogi sederhana nya seperti jantung dan cadangan daya (Genset) untuk sebuah gedung penting.
➡ Cooling System (Fan Tray)
Biasanya perangkat elektronik yang memproses data dengan jumlah besar bisa menghasilkan panas yang signifikan. Cooling System terdiri dari deretan kipas yang memastikan suhu operasional tetap terjaga. Cooling System memiliki fungsi mengatur sirkulasi udara di dalam OLT agar tidak overheat. Kalau suhu terlalu tinggi, komponen seperti Control Card akan mengalami hang atau bisa terjadi kerusakan permanen. Analogi sederhana nya seperti sistem AC sentral di sebuah server room yang menjaga suhu optimal agar semua mesin berjalan lancar.
➡ Interface Port
Kalau Line Card adalah pintu keluar menuju pelanggan, maka Interface Port adalah pintu masuk dari internet global. Interface Port terdiri dari beberapa jenis port yaitu Uplink Port, PON Port, Management Port, dan Console Port. Interface Port memiliki fungsi menghubungkan OLT ke jaringan inti (Core Network) atau penyedia layanan internet pusat menggunakan kabel serat optik berkecepatan tinggi (seperti 10G, 40G, atau 100G). Analogi sederhana nya seperti pintu depan, pintu belakang, dan gerbang khusus di sebuah kompleks. Pintu depan untuk tamu (uplink), pintu belakang untuk penghuni (pelanggan), dan gerbang kecil untuk petugas keamanan (manajemen).
KESIMPULAN
Memahami komponen OLT sangat penting bagi teknisi jaringan untuk melakukan pemeliharaan maupun troubleshooting. Nah melalui artikel ini kita jadi tahu jika OLT tidak berfungsi kemungkinan ada komponen yang rusak.
DAFTAR PUSTAKA
.png)




