LATAR BELAKANG
Pernah nggak sih, pas lagi instalasi FTTH, kalian udah capek-capek narik kabel tapi sinyalnya malah "merah" alias Loss? Nah, itulah pentingnya kita main hitung-hitungan rasio redaman sebelum terjun ke lapangan. Tujuannya simpel yaitu biar pas modem (ONT) dipasang di rumah pelanggan, sinyalnya mantap dan nggak putus-nyambung.
KOMPONEN REDAMAN
Untuk menghitung total penurunan sinyal, kita harus mengenal komponen-komponen utama dalam topologi jaringan:
1. SFP (Small Form-factor Pluggable) : SFP ini titik awal daya dari OLT. SFP ada beberapa kelas yang di mana semakin besar angkanya, semakin jauh jangkauan yang bisa dilayani.
- SFP Standar : Memiliki daya keluaran sekitar +1 dBm hingga +3 dBm.
- SFP C+ : Memiliki daya keluaran sekitar +3 dBm hingga +5 dBm.
- SFP C++ : Memiliki daya keluaran sekitar +5 dBm hingga +7 dBm.
- SFP Ultra : Memiliki daya keluaran +7 dBm hingga +9 dBm.
2. Splitter Ratio : Terdapat dua jenis pembagian pada serat optic. Pertama dikenal dengan
splitter PLC (Planar Lightwave Circuit), kedua dalah
splitter FBT (Fusi Bikonikal Lancip). Plc sendiri
membagi sinyal yang masuk menjadi beberapa output. Ada beberapa Splitter Ratio dan nilai redamannya yaitu :
- 1:2 = -4 dB
- 1:4 = -8 dB
- 1:8 = -10 dB
- 1:16 = -14 dB
3. ODC ( Optical Distribution Cabinet) : Di sini adalah splitter tahap 1. ODC berperan sebagai titik distribusi utama dari kabel feeder ke kabel distribusi ke area ODP.
4. ODP (Optical Distribution Point) : ODP adalah titik distribusi akhir sebelum ke customer.
CONTOH SOAL MENGHITUNG RASIO REDAMAN FIBER OPTIK
Membuat agar redaman mendekati -13 dBm hingga -24 dBm (sesuai nomer urut). Nah di sini nomer urut saya yaitu 24 berarti saya memiliki target redaman akhir -24 dBm.
Perhitungan
Di sini saya memilih menggunakan SFP dengan daya +1 dBm dan melewati dua tahap splitter (1:8 di ODC dan 1:16 di ODP):
- Output ODC : .
- Output ODP (Konektor Pelanggan) : .
Saya memiliki kendala yaitu hasil redaman akhir tidak bisa sampai ke target saya yaitu -24 dBm. Namun, dalam praktik di lapangan, hasil yang tidak tepat di angka tersebut (misalnya selisih atau dB) tetap diperbolehkan.
Hasil Akhir
Saya mempunyai 8 ODP dan jumlah semua customer yaitu ada 128 customer. Dengan hasil 128 customer artinya saya menggunakan port GPON.KESIMPULAN
Intinya, kombinasi splitter 1:8 dan 1:16 ini udah paling pas buat melayani 128 pelanggan dalam satu port GPON. Pakai SFP standar aja udah cukup banget buat dapet hasil -23 dBm, yang artinya sinyalnya stabil dan punya cadangan tenaga yang aman kalau nanti ada kabel yang sedikit tertekuk atau konektor yang agak kotor.
DAFTAR PUSTAKA
.png)
.png)