Bila Archives

Foto Profil Biyelll

Hi, I'm Bila! 👋

Seorang yang mengubah luka menjadi kata dan kegagalan menjadi motivasi - Sendu Malam Hari

Animasi Kucing

Cara Pakai 2 Gateway dengan Satu Tujuan di Winbox - Perwira Learning Center

LATAR BELAKANG
Penggunaan dua gateway dalam satu jaringan biasanya didasari oleh kebutuhan akan koneksi yang tidak terputus (redundancy) dan pembagian beban trafik (load balancing) agar performa internet lebih optimal. Dengan memiliki dua jalur keluar dari ISP yang berbeda, risiko jaringan lumpuh total akibat gangguan pada salah satu penyedia layanan dapat diminimalisir, sekaligus memungkinkan administrator jaringan untuk mendistribusikan penggunaan bandwidth secara lebih merata kepada seluruh pengguna. 
 
ALAT & BAHAN
Perangkat Lunak: Aplikasi Winbox.
Perangkat Keras: Router Mikrotik, Kabel LAN, Laptop, Dua Jalur Internet (ISP).
 
LANGKAH KONFIGURASI 
1. Buka Menu IP Routes
Jalankan Winbox, login ke router kalian, lalu buka menu IP → Routes. Ini adalah tabel navigasi utama yang menentukan jalur keluar masuknya paket data. 
 
2. Konfigurasi Double Gateway (ECMP)
Klik + (Add) → Dst. Address: biarkan 0.0.0.0/0 → Gateway: Masukkan IP Gateway ISP 1 (misal: 192.168.1.1) → Klik tombol panah bawah di sebelah kolom gateway untuk menambah baris → Masukkan IP Gateway ISP 2 (misal: 192.168.2.1) → Check Gateway: Pilih ping. Fitur ini akan memantau kesehatan jalur, kalau satu ISP mati, baris tersebut akan dinonaktifkan secara otomatis.
 
3. Setting Failover (Prioritas)
Ini kalau kalian mau satu ISP hanya jadi cadangan.
  • Buat dua Route terpisah dengan Dst. Address yang sama (0.0.0.0/0).
  • Route 1: Isi Gateway ISP Utama, set Distance: 1.
  • Route 2: Isi Gateway ISP Cadangan, set Distance: 2.Mikrotik akan selalu menggunakan jalur dengan Distance terkecil selama jalur tersebut aktif. 
4. Pengaturan NAT (Masquerade)
Buka menu IP  → Firewall → NAT → Klik + (Add) → Chain: srcnat → Out.Interface: (ether ISP 1) → Action: Masquarade.
 
Ulangi langkah yang sama untuk Out. Interface: (ether ISP 2). 

KESIMPULAN
Dengan mengkonfigurasi dua gateway, jaringan kalian kini memiliki "asuransi" tambahan. Kalau salah satu ISP mengalami gangguan, trafik akan tetap mengalir melalui ISP lainnya tanpa perlu intervensi manual yang memakan waktu. 
 
DAFTAR PUSTAKA